Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Ada banyak jenis jenis hutang jangka panjang yang penting Anda pelajari dari sekarang. Hutang jangka panjang adalah bentuk kewajiban keuangan perusahaan yang bisa dilunasi dalam waktu lebih dari 12 bulan. Biasanya jatuh tempo hutang jangka panjang ini sekitar 5 sampai 20 tahun, sesuai dengan kesepakatan dari dua pihak.

Pihak penyedia dana atau pinjaman dalam hutang jangka panjang bisa bank atau investor. Nantinya uang ini bisa dipakai untuk membeli alat, pembayaran upah karyawan, proses pemasaran, operasional, sampai proses produksi serta pengembangan aset. Dalam prakteknya, jenis-jenis hutang jangka panjang ada dua, untuk lebih jelasnya ada penjelasannya di sini.

Jenis-Jenis Hutang Jangka Panjang

1. Hipotek

Hipotek menjadi salah satu hutang jangka panjang dengan menggunakan jaminan aset tetap dan barang berharga tidak bergerak. Aset yang dimaksud bisa berupa tanah, bangunan, gedung, perlengkapan kantor, mesin, hak cipta, sampai sertifikat tanah. Semua jaminan yang sudah disebutkan itu bisa disita pihak penyedia dane ketika peminjam tidak bisa melunasi semua hutang sesuai dengan kesepakatan waktu yang sudah ditentukan. Nanti aset tersebut akan dilelang dan hasil dari pelelangan digunakan untuk melunasi hutang.

2. Utang Obligasi

Hutang obligasi merupakan hutang jangka panjang yang cara pemberian pinjamannya melalui atau menggunakan surat-surat berharga obligasi. Hutang ini umumnya dilakukan berdasarkan perjanjian beserta dengan nominal hutang yang dicantumkan dalam surat obligasi. Sebelum membuat perjanjian atau kesepakatan, nominal yang ada di dalam surat obligasi harus diperlihatkan dulu. Jika nominal yang tertera di dalam surat obligasi sudah sesuai, pinjaman uang akan diberikan dengan jumlah yang sesuai dengan nominal tadi.

Dari dua jenis hutang jangka panjang yang ada, keduanya biasa dipakai oleh perusahaan yang sedang membutuhkan modal dalam jumlah besar untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Baik hipotek atau obligasi sebetulnya memiliki kesan kurang ideal untuk kesehatan keuangan, namun dalam bisnis semua itu adalah hal sangat lumrah.

Jenis-jenis hutang jangka panjang biasa dipakai sebagai alat untuk menguatkan posisi modal perusahaan. Utang jangka panjang juga bisa meningkatkan semua aset yang dimiliki. bisa yang berwujud properti, peralatan, hingga investasi.

3. Wesel Bayar Jangka Panjang

Jenis hutang jangka panjang selanjutnya adalah long term notes atau wesel bayar jangka panjang. Wesel yang diterbitkan untuk mendapatkan pinjaman uang. Konsepnya tidak jauh berbeda dengan wesel jangka pendek. Namun wesel jenis ini memiliki jangka waktu lebih panjang. Pada wesel ini juga angsurannya ada angsuran bunga dan pokok pinjaman dengan nilai yang tidak sama. 

4. Kewajiban Lease

Merupakan sebuah kesepakatan sewa, dimana pihak penyewa sudah sepakat dengan pihak lessor untuk membayar sewa atas penggunaan aset. Ini masuk pada jenis hutang jangka panjang karena memang periodenya lebih dari 12 bulan atau satu tahun.

5. Pasca Pensiun

Kewajiban pensiun masuk pada hutang jangka panjang karena dana pensiun ini diberikan secara berkala. Sudah menjadi kewajiban bagi pemberi kerja untuk mendanai program pensiun. Jadi ada iuran yang perlu disetorkan secara berkala ke dana pensiun yang ada, sehingga ini masuk menjadi salah satu hutang panjang.

6. Perjanjian dengan Pembayaran Angsuran

Hutang jangka panjang yang terakhir adalah semua perjanjian yang menggunakan sistem pembayaran angsuran. Periode atau jangka waktu angsuran yang membuat perjanjian tersebut disebut sebagai hutang jangka panjang. Biasanya untuk membeli rumah maupun kendaraan bermotor tidak cukup melakukan angsuran kurang dari 12 bulan, oleh karena itu perjanjian apa saja yang menggunakan pembayaran angsuran dengan jangka waktu lebih dari satu tahun masuk juga pada jenis hutang jangka panjang.

Itulah jenis jenis hutang jangka panjang yang bisa Anda pelajari. Jika Anda membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha, Anda bisa mengajukan pinjaman ke Investree yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Investree menjadi jembatan yang mempertemukan antara Anda sebagai peminjam (Borrower) dan pemberi pinjaman (Lender). Selain proses mudah dan cepat, Anda bisa mendapatkan tingkat bunga dan biaya kompetitif berdasarkan sistem credit-scoring modern mulai dari 1% per bulan. Daftar Investree sekarang juga dan kembangkan usaha Anda. Dengan modal tersebut, Anda bisa mengembangkan usaha dengan lancar dan maksimal.

Referensi :

Redaksi Ruangmom. 09 November 2021. Utang Jangka Panjang: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya. Ruangmom.com : https://bit.ly/3roQ45W

Utang (hutang) atau pinjaman adalah bagian dari kelompok pasiva dan neraca. Apa itu pengertian, ciri-ciri, dan jenis utang dalam perusahaan? Blog Jurnal by Mekari akan menjelaskannya secara lengkap!

Utang merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia akuntansi.

Dalam sebuah perusahaan, pinjaman juga memegang peranan penting karena pinjaman tersebut akan terus ada dan terus tumbuh seiring waktu.

Meski hampir semua perusahaan mempunyai utang, tapi besaran pinjaman tentu berbeda-beda. Setiap perusahaan juga menggunakan pinjaman tersebut untuk keperluan yang berbeda pula.

Jumlah utang yang muncul terjadi karena sejumlah faktor, salah satu yang paling umum yaitu untuk mengembangkan bisnis atau usaha di perusahaan tersebut.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Pengertian Utang Adalah

Utang (hutang) atau pinjaman adalah tanggungan wajib yang harus dibayar karena adanya transaksi pembelian suatu barang atau jasa secara kredit, dan harus dibayar dalam jangka waktu tertentu.

Dalam dunia akuntansi, pinjaman artinya pengorbanan ekonomis untuk kepentingan masa depan yang berbentuk penyerahan aktiva dan jasa, serta sudah ada kesepakatan dengan dua belah pihak di masa lalu.

Para ahli juga juga turut mendefinisikan istilah pinjaman sebagai kewajiban yang harus dibayar, baik itu dalam bentuk tunai, surat berharga, saham, obligasi, tanda bukti utang, surat pengakuan hutang, dan lain sebagainya.

Menurut Kieso et. Al (2008:172), hutang atau pinjaman adalah kemungkinan pengorbanan masa depan untuk manfaat ekonomi yang berasal dari kewajiban atau entitas tertentu.

Ia lebih lanjut juga menjelaskan bahwa pinjaman tersebut menyediakan jasa atau mengirim aktiva mentransfer aktiva ke entitas lainnya di masa depan sebagai bentuk dari transaksi masa lalu.

Nah, jika meninjau dari seluruh pengertian di atas, maka pinjaman usaha atau dagang dilakukan dengan kredit, yang bisa saja berbentuk pinjaman atau utang lancar, tidak lancar, dan macet.

Utang lancar adalah kewajiban perusahaan yang sudah lunas sebelum jatuh tempo. Sedangkan, utang tidak lancar yaitu kewajiban perusahaan yang sudah lunas tapi mengalami keterlambatan yang kurang dari 30 hari.

Selanjutnya, utang macet adalah kewajiban perusahaan yang tidak bisa dilakukan atau terlaksana setelah jatuh tempo lebih dari 30 hari.

Maka dari itu, sebuah perusahaan harus mengelola pinjaman dengan observasi, perencanaan, dan penilaian yang baik karena hal ini berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan perusahaan.

Apa Saja Ciri-Cirinya?

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Sistem pengembalian utang merupakan salah satu masalah yang sering perusahaan hadapi.

Jadi, sebuah perusahaan harus mempertimbangkan sistem tersebut agar pengelolaan keuangan tetap stabil.

Mengambil pinjaman memang tidak selalu berakhir buruk.

Jika perusahaan mampu mengelola pinjaman tersebut dengan tujuan yang baik dan jelas, maka perusahaan pun bisa berkembang menjadi lebih maju.

Tapi, apabila pinjaman tidak digunakan untuk kebutuhan produktif perusahaan, maka pinjaman usaha tersebut tentu akan membuat perusahaan berakhir buruk.

Dalam UU Republik Indonesia, utang juga merupakan bagian dari efek atau surat berharga seperti, surat berharga komersial, saham, obligasi, surat pengakuan hutang, unit penyertaan berjangka atas efek, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, serta tanda bukti lainnya.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola utang dan piutang perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Jenis-jenis Utang Berdasarkan Jangka Waktu

Jenis-jenis pinjaman bisa diklasifikasikan berdasarkan jangka waktu pengembaliannya. Ada 3 jenis pinjaman akuntansi berdasarkan jangka waktu pengembaliannya.

Berikut adalah jenis-jenis utang:

1. Utang Jangka Pendek

Jenis utang yang pertama adalah pinjaman jangka pendek.

Seperti namanya, pinjaman ini harus dibayarkan dalam jangka waktu yang singkat atau setara dengan waktu 1 tahun dari tanggal neraca.

Selain itu, perusahaan juga bisa membayar pinjaman ini menggunakan aktiva lancar milik perusahaan.

Pinjaman jenis satu ini juga biasa disebut sebagai utang lancar karena biasanya pembayarannya menggunakan sumber yang bisa membuat pinjaman baru.

Baca juga:Kelola Risiko Piutang Tanpa Harus Kehilangan Transaksi Penjualan

Nah, berikut ini beberapa sumber yang biasa digunakan oleh perusahaan untuk membayar utang jangka pendek.

  • Utang dagang. Jenis pinjaman ini biasanya digunakan untuk melakukan transaksi pembelian untuk bahan produksi. Jadi, pinjaman ini biasa digunakan oleh perusahaan di bidang produksi.
  • Utang pajak. Selain pinjaman dagang, ada juga pinjaman pajak. Hal ini timbul karena setiap transaksi keluar masuk di sebuah perusahaan akan terkena pajak. Nah, apabila perusahaan sering melakukan transaksi penjualan, maka pajaknya juga akan semakin besar. Pajak tersebut pun harus segera dilunasi dalam jangka waktu pendek.
  • Utang biaya. Pinjaman biaya harus segera dilunasi oleh sebuah perusahaan, agar tidak menjadi beban di awal. Contoh utang biaya yaitu reimbursement karyawan, gaji karyawan, dan lainnya.
  • Utang wesel. Pinjaman wesel merupakan pinjaman yang terdapat bukti tertulis. Perusahaan biasanya membayar pinjaman ini sesuai dengan waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Jurnal, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

2. Utang Jangka Waktu Menengah

Pada dasarnya, hanya terdapat dua jenis pinjaman dalam dunia akuntansi, yaitu pinjaman jangka panjang dan jangka pendek.

Tapi, karena setiap perusahaan tidak selalu sepakat untuk melunasi pinjaman dalam jangka waktu panjang, maka muncullah utang jangka waktu menengah.

Waktu pelunasan untuk pinjaman jangka waktu menengah yaitu 10 tahun atau kurang dari 10 tahun.

Baca juga:8 Pinjaman Modal Usaha yang Tepat untuk Dimanfaatkan

3. Utang Jangka Panjang

Jenis utang yang terakhir yaitu adalah pinjaman jangka waktu panjang. Waktu pelunasan untuk pinjaman ini yaitu hingga 10 tahun.

Biasanya, pinjaman jenis ini memiliki nominal yang cukup besar, sehingga waktu pelunasannya juga lama dan dilakukan dengan cara dicicil atau bertahap.

Jumlah yang dibayarkan sudah termasuk pinjaman pokok dan bunga yang ditetapkan oleh kreditur atau pemberi pinjaman.

Pemilik pinjaman biasanya bukan hanya perusahaan besar, melainkan pedagang menengah seperti UKM juga mempunyai pinjaman.

Baca juga:4 Tips Mudah Mendapat Pinjaman Modal untuk UKM

Hal ini bertujuan untuk mengebangkan usaha atau bisnis mereka. Namun, perlu diingat bahwa pengelolaan pinjaman harus benar dan memiliki tujuan yang jelas untuk perusahaan.

Jika pengelolaan keuangan sudah benar, maka pinjaman bisa memberikan dampak yang baik bagi perusahaan karena bisa terus berkembang menjadi lebih baik.

Baca juga:Tips Cerdas Mengelola Utang Usaha Agar Keuangan Tetap Terjaga

Jenis-jenis Utang Berdasarkan Pengelolaan Keuangan

Jenis utang berdasarkan pengelolaan keuangan ada dua, yaitu pinjaman produktif dan konsumtif:

1. Utang Produktif

Utang produktif adalah pinjaman yang digunakan untuk tujuan yang bermanfaat.

Contoh pinjaman produktif yaitu pinjaman untuk modal usaha, modal kerja, investasi, membangun properti untuk disewakan lagi, dan lain sebagainya.

Pinjaman produktif biasanya sudah terencana dengan baik, sehingga peminjam tahu waktu yang tepat untuk mengembalikan pinjaman tersebut.

Baca juga:Solusi Pengajuan Pembiayaan dengan Software Akuntansi Online yang Simple!

2. Utang Konsumtif

Pinjaman jenis ini biasanya digunakan untuk kebutuhan mendesak dan bersifat konsumtif. Artinya, uang pinjaman digunakan untuk kepentingan yang tidak terlalu penting.

Hal ini karena peminjam mengambil pinjaman bukan untuk menaikkan pendapatan atau hal positif lainnya, melainkan untuk membeli barang konsumtif.

Baca juga:Apa Itu Kredit Mikro dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Contoh barang konsumtif yaitu mobil, perabotan rumah, sepeda motor dan lainnya.

Membeli barang-barang seperti itu dengan cara berhutang tidaklah benar, karena barang-barang tersebut akan mengalami penyusutan nilai.

Jadi, jika barang akan dijual kembali di masa depan, nilai atau harganya akan mengalami penurunan yang drastis. Peminjam pun akan mengalami kerugian.

Coba Fitur Aplikasi Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Kelola Pinjaman dan Piutang Perusahaan dengan Software Akuntansi Jurnal

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai utang, mulai dari pengertian, ciri-ciri, dan jenisnya.

Untuk menghindari terjadinya hal buruk dalam mengelola piutang dagang atau piutang usaha, Anda dapat menggunakan bantuan software akuntansi untuk mengelolanya.

Dengan software akuntansi, Anda dapat dapat mengetahui data utang dan piutang jatuh tempo secara up-to-date.

Jurnal by Mekari merupakan software akuntansi terbaik yang dapat membantu Anda mengelola utang piutang dengan mudah.

Di mana, Anda dapat mengatur batas minimal piutang yang akan diberikan kepada pelanggan. Selain itu, Anda juga dapat mengirimkan email tagihan secara otomatis sebelum atau sesudah jatuh tempo.

Dengan begitu, Anda akan terhindar dari piutang tak tertagih.

Jurnal juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan bisnis, mulai dari pembuatan faktur, mengelola aset, stok barang, mempermudah rekonsiliasi, dan masih banyak lagi.

Silakan coba aplikasi Jurnal secara gratis selama 14 hari.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Di atas adalah penjelasan tentang pengertian, ciri-ciri, dan jenis utang. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat. Ikuti media sosial Jurnal by Mekari untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

Kategori : Keuangan

Artikel Sebelumnya

Artikel Selanjutnya

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Tak Berkategori

Multiplier Effect : Penjelasan dan Contohnya

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Keuangan,Keuangan

Apa Itu Sistem Pembayaran Online, Cara Menggunakan, dan Manfaatnya

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Tak Berkategori

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Secara Lengkap

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hutang jangka panjang dan sebutkan contohnya?

Keuangan,Keuangan

Mengenal Prinsip Sistem Pembayaran yang Ada di Indonesia

Nama Lengkap

Email

Subscribe